8 Tips Bercerita Agar Anak-anak Bersemangat.

Tips cerita anak
Tips cerita anak

Ada banyak alasan bagus mengapa orang tua harus membacakan cerita untuk anak-anak mereka.  Selain itu juga, membacakan ceritqa bermanfaat untuk  mengajarkan beberapa kata baru pada usia dini.  Anak-anak dengan masalah kesulitan membaca lebih mungkin untuk putus sekolah, melakukan kejahatan dan mengalami kesulitan hidup dan kemiskinan.  Anak berjuang untuk memahami bacaan di tahun-tahun awal sekolah atau kurang. Mungkin untuk mengejar ketinggalannya dengan anak-anak yang lain.

Membacakan cerita, misalnya menjelang waktu tidur, sebaiknya dilakukan bukan karena untuk mengalihkan mereka dari aktifitas bermain yang sedang mereka lakukan.  Tapi lakukanlah karena membaca adalah suatu kesenangan bersama.  Dengan demikian kita bisa berbagi cerita dan itu seharusnya sangat menyenangkan.

Di sini beberapa tips untuk bagaimana membacakan cerita dan mengajak anak-anak membaca bersama dengan bersemangat.

  1. Mulai biasakan membaca kepda anak-anak, setidaknya sejak mereka berusia enam bulan. Gunakan buku tebal sehingga anak-anak bisa memegangnya. Beberapa orang ada yang sudah mulai membacakan cerita saat bayi saat masih dalam kandungan.
  1. Lakukan secara teratur. Membaca harus menjadi rutinitas. Seperti layaknya kita menyikat giti.  Kita melakukannya secara rutin kan? Begitu juga dengan membacakan buku.
  1. Matikan TV, Radio, iPad, atau game komputer. Dengan demikian, saat kita membaca maka mereka akan mendengarkan karena tidak ada gangguan.
  1. Bersemangatlah saat bercerita. Anda tidak perlu menirukan suara lucu tapi cara membaca yang monoton membuat anak-anak anda malah tidur tidak mendengarkan.
  1. Berhenti dan jelaskan kata-kata yang baru pertama kalinya didengar anak. Dorong anak Anda untuk bertanya tentang hal-hal yang mereka tidak mengerti.
  1. Biarkan anak memilih bukunya sendiri. Ini penting untuk mengembangkan selera mereka sendiri dan rasa kebebasan. Mereka mungkin menggunakan buku gambar yang sama berulang-ulang, biarkan saja.  Mereka akan pindah kebuku yang lainnya pada akhirnya nanti.
  1. Jangan meremehkan kemampuan anak Anda untuk memproses cerita yang tampaknya mengandung kekerasan. Oleh karena itu pilihkan cerita yang menggunakan pesan-pesan kebaikan dan positip bagi perkembangan karakter anak.